Info!! Tingkatkan Kerjasama Pertahanan Udara
Pangarmabar Adakan Kunjungan Kerja ke Pangkohanudnas
Ilustrasi ☆
Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda Tentara Nasional Indonesia Yudo Margono, S.E., M.M., melakukan kunjungan kerja kepada Panglima Komandan Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas), Marsda Tentara Nasional Indonesia Imran Baidirus, S.E, di Makohanudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (3/4).
Pangarmabar Laksamana Muda Tentara Nasional Indonesia Yudo Margono, S.E., M.M., diterima eksklusif oleh Pangkohanudnas Marsda Tentara Nasional Indonesia Imran Baidirus, S.E, beserta Kepala Staf Kohanudnas Marsekal Pertama Tentara Nasional Indonesia Arif Mustofa dan Para Asisten Kohanudnas. Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan dalam rangka k untuk meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara satuan-satuan operasional Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara dan Angkatan Laut, khususnya antara Koarmabar dengan Kohanudnas. Selain itu, kunjungan yang dilaksanakan Pangarmabar ini merupakan kunjungan untuk mempererat silaturahmi serta sekaligus dalam rangka memperkenalkan diri sebagai pejabat gres Pangarmabar.
Dalam pertemuan yang penuh keakraban tersebut Pangkohanudnas menjelaskan secara singkat kiprah pokok Kohanudnas serta wilayah kerja yang menjadi tanggung jawab Kohanudnas yang mencakup 4 Komando Sektor (Kosek) dibawah pimpinan Panglima Kosek dengan pemberian satuan radar yang berjumlah 20 satuan radar. Dimana Kohanudnas menggelar operasi sepanjang tahun dengan pemberian unsur dari Matra Darat dan Matra Laut dengan memakai alutsista Tentara Nasional Indonesia AL adalah KRI yang mempunyai kemampuan pertahanan udara (Hanud). Untuk itu Pangarmabar memberikan bahwa interoperability antara unsur Kohanudnas dengan unsur Koarmabar harus sanggup terlaksana. “Kendala yang selama ini menjadi kendala harus sanggup diatasi, untuk itu kita berharap bahwa dengan koordinasi yang intensif dan kerjasama yang baik antara kedua belah pihak, sanggup mewujudkan pertahanan keamanan atas wilayah udara nasional secara mandiri” ujar Pangarmabar.
Kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi akomodasi yang ada di Kohanudnas adalah Pusat Operasi Pertahanan Udara Nasional (Popunas). Pangarmabar mendapat klarifikasi secara singkat perihal tugas-tugas serta akomodasi yang dimiliki oleh Popunas. Dimana Popunas Kohanudnas ini dilengkapi dengan sistem Transmisi Data Air Situation (TDAS) dan sistem Thales. “Kerjasama awal sudah terlaksana, dimana Koarmabar setiap harinya melakukan sharing gosip dengan Kohanudnas dengan seruan data Air Picture Compilation yang dimiliki oleh Kohanudnas. Hal ini penting dikarenakan adanya keterlibatan unsur KRI yang berkemampuan pertahanan udara di Kohanudnas” ujar Pangaramabar. Berkaitan dengan hal tersebut maka Pangarmabar dan Pangkohanudnas setuju akan mengadakan kerjasama yang dinamis dalam bentuk operasi dan latihan bersama guna membuat situasi keamanan wilayah perairan barat Indonesia yang kondusif.
Rencana aktivitas kerjasama operasi dan latihan tersebut akan diawali dalam bentuk peningkatan kemampuan sistem komunikasi dalam operasi antara unsur KRI Koarmabar dengan pesawat udara Tentara Nasional Indonesia AU/unsur Kohanudnas. ”Akhir April ini, Koarmabar akan diperkuat dengan kehadiran 4 KRI yang mempunyai kemampuan pertahanan udara yang mumpuni adalah 3 Kapal jenis Multi Role Light Freegat (MRLF) dan 1 kapal jenis Korvet. Sehingga kedepan kerjasama akan ditingkatkan dalam bentuk latihan yang lebih dinamis adalah latihan pertahanan udara antar KRI dengan pesawat tempur Tentara Nasional Indonesia AU” tegas Pangarmabar.
Diakhir kunjungan, kedua pejabat melakukan pertukaran cinderamata dan sesi foto bersama. Kunjungan ditutup dengan pelaksanaan makan siang bersama. Dalam kunjungannya tersebut, Pangarmabar didampingi oleh Kepala Staf Guspurlaarmabar, Asisten Operasi (Asops) Pangarmabar, Asisten Intelijen (Asintel) Pangarmabar dan Koorsmin Pangarmabar.
Ilustrasi ☆Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda Tentara Nasional Indonesia Yudo Margono, S.E., M.M., melakukan kunjungan kerja kepada Panglima Komandan Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas), Marsda Tentara Nasional Indonesia Imran Baidirus, S.E, di Makohanudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (3/4).
Pangarmabar Laksamana Muda Tentara Nasional Indonesia Yudo Margono, S.E., M.M., diterima eksklusif oleh Pangkohanudnas Marsda Tentara Nasional Indonesia Imran Baidirus, S.E, beserta Kepala Staf Kohanudnas Marsekal Pertama Tentara Nasional Indonesia Arif Mustofa dan Para Asisten Kohanudnas. Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan dalam rangka k untuk meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara satuan-satuan operasional Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara dan Angkatan Laut, khususnya antara Koarmabar dengan Kohanudnas. Selain itu, kunjungan yang dilaksanakan Pangarmabar ini merupakan kunjungan untuk mempererat silaturahmi serta sekaligus dalam rangka memperkenalkan diri sebagai pejabat gres Pangarmabar.
Dalam pertemuan yang penuh keakraban tersebut Pangkohanudnas menjelaskan secara singkat kiprah pokok Kohanudnas serta wilayah kerja yang menjadi tanggung jawab Kohanudnas yang mencakup 4 Komando Sektor (Kosek) dibawah pimpinan Panglima Kosek dengan pemberian satuan radar yang berjumlah 20 satuan radar. Dimana Kohanudnas menggelar operasi sepanjang tahun dengan pemberian unsur dari Matra Darat dan Matra Laut dengan memakai alutsista Tentara Nasional Indonesia AL adalah KRI yang mempunyai kemampuan pertahanan udara (Hanud). Untuk itu Pangarmabar memberikan bahwa interoperability antara unsur Kohanudnas dengan unsur Koarmabar harus sanggup terlaksana. “Kendala yang selama ini menjadi kendala harus sanggup diatasi, untuk itu kita berharap bahwa dengan koordinasi yang intensif dan kerjasama yang baik antara kedua belah pihak, sanggup mewujudkan pertahanan keamanan atas wilayah udara nasional secara mandiri” ujar Pangarmabar.
Kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi akomodasi yang ada di Kohanudnas adalah Pusat Operasi Pertahanan Udara Nasional (Popunas). Pangarmabar mendapat klarifikasi secara singkat perihal tugas-tugas serta akomodasi yang dimiliki oleh Popunas. Dimana Popunas Kohanudnas ini dilengkapi dengan sistem Transmisi Data Air Situation (TDAS) dan sistem Thales. “Kerjasama awal sudah terlaksana, dimana Koarmabar setiap harinya melakukan sharing gosip dengan Kohanudnas dengan seruan data Air Picture Compilation yang dimiliki oleh Kohanudnas. Hal ini penting dikarenakan adanya keterlibatan unsur KRI yang berkemampuan pertahanan udara di Kohanudnas” ujar Pangaramabar. Berkaitan dengan hal tersebut maka Pangarmabar dan Pangkohanudnas setuju akan mengadakan kerjasama yang dinamis dalam bentuk operasi dan latihan bersama guna membuat situasi keamanan wilayah perairan barat Indonesia yang kondusif.
Rencana aktivitas kerjasama operasi dan latihan tersebut akan diawali dalam bentuk peningkatan kemampuan sistem komunikasi dalam operasi antara unsur KRI Koarmabar dengan pesawat udara Tentara Nasional Indonesia AU/unsur Kohanudnas. ”Akhir April ini, Koarmabar akan diperkuat dengan kehadiran 4 KRI yang mempunyai kemampuan pertahanan udara yang mumpuni adalah 3 Kapal jenis Multi Role Light Freegat (MRLF) dan 1 kapal jenis Korvet. Sehingga kedepan kerjasama akan ditingkatkan dalam bentuk latihan yang lebih dinamis adalah latihan pertahanan udara antar KRI dengan pesawat tempur Tentara Nasional Indonesia AU” tegas Pangarmabar.
Diakhir kunjungan, kedua pejabat melakukan pertukaran cinderamata dan sesi foto bersama. Kunjungan ditutup dengan pelaksanaan makan siang bersama. Dalam kunjungannya tersebut, Pangarmabar didampingi oleh Kepala Staf Guspurlaarmabar, Asisten Operasi (Asops) Pangarmabar, Asisten Intelijen (Asintel) Pangarmabar dan Koorsmin Pangarmabar.
0 Response to "Info!! Tingkatkan Kerjasama Pertahanan Udara"
Post a Comment